Trikotilomania: Gejala, Penyebab, Pengobatan, dll

Trikotilomania: Gejala, Penyebab, Pengobatan, dll

Pernahkah Anda mendengar perihal trikotilomania? Trikotilomania adalah problem mental tidak umum yang membawa dampak penderitanya miliki rutinitas untuk mencabuti rambut. Apa penyebab suasana ini? Apakah seseorang bisa sembuh dari suasana ini? Simak jawabannya di dalam artikel ini!

Apa Itu Penyakit Trikotilomania?
Trikotilomania adalah kelainan mental yang membawa dampak seseorang miliki rutinitas menarik atau mencabut rambut. Kebiasaan ini timbul akibat dari impuls yang kuat dan terjadi secara berulang untuk mencabut rambut. Dorongan ini sukar untuk dilawan walau penderitanya berusaha untuk berhenti.

Kebiasaan mencabut rambut ini akan meninggalkan tempat botak yang tidak merata di kulit kepala maupun anggota tubuh lainnya. Kondisi ini membawa dampak tekanan signifikan yang bisa mengganggu fungsi sosial atau pekerjaan.

Umumnya seseorang yang mengalami trikotilomania akan berusaha menyamarkan atau menyembunyikan anggota tubuh yang botak tersebut.

Gejala Trikotilomania
Gejala trikotilomania yang mungkin keluar meliputi:

Mencabut rambut berulang kali, paling sering dari kulit kepala, alis, dan bulu mata. Sebagian lainnya mencabut rambut dari anggota tubuh lainnya, terhitung anggota yang miliki rambut pendek seperti tempat perut. Area tubuh yang dicabut rambutnya bisa berubah-ubah dari sementara ke waktu.
Rasa tegang meningkat sebelum menarik, atau ketika coba untuk mencegah tarikan rambut.
Timbul rasa suka dan lega sehabis rambut dicabut atau ditarik.
Terlihat miliki kasus rambut rontok serius. Rambut mungkin pendek atau ditemukan tempat di mana rambut menipis atau botak terhadap kulit kepala atau anggota tubuh lainnya.
Melakukan kesibukan khusus yang mengiringi rutinitas menarik rambut atau laksanakan tarik rambut secara berpola.
Menggigit, mengunyah, atau apalagi memakan rambut yang dicabut.
Memainkan rambut yang dicabut. Bisa bersama digosokkan ke bibir atau wajah.
Berkali-kali coba berhenti dari rutinitas mencabut rambut, namun tidak pernah berhasil.
Memiliki kasus di lingkungan sosialnya berkenaan bersama rutinitas mencabut rambut.
Gejala lain yang mungkin keluar namun lebih jarang ditemukan adalah seperti:

Mencubit kulit, menggigit kuku, dan menggigit bibir.
Mencabut bulu hewan peliharaan atau boneka.
Gejala yang keluar terhadap tiap-tiap orang bisa berbeda. Terkadang penderita trikotilomania bisa mencabut rambut secara sadar, namun di dalam suasana lain orang yang serupa bisa mencabut rambut secara otomatis dan tidak sadar.

Trikotilomania terhitung berkenaan bersama emosi positif dan negatif. Seorang bersama suasana mungkin mencabuti rambut untuk menghadapi stres, kecemasan, ketegangan, kebosanan, kesepian, atau apalagi frustasi.

Sebagian lain mencabut rambut dan merasakan sensasi suka dan lega. Akibat munculnya perasaan ini, penderita suasana ini berusaha untuk menjaga perasaan positif tersebut.

Trikotilomania adalah problem kritis dan bisa memburuk terhadap suasana tertentu. Pada wanita, pergantian hormon seperti ketika menstruasi bisa memperparah gejala.

Penyebab Trikotilomania
Penyebab trikotilomania tidak bisa diketahui secara pasti. Para ahli berpikir bahwa keinginan untuk menarik rambut ini mungkin terjadi karena neurotransmitter tidak bekerja bersama baik. Kondisi ini sesudah itu menciptakan impuls tak tertahankan untuk menarik rambut.

Menarik rambut bisa memberikan rasa lega dan terhitung puas. Jika seseorang tetap menuruti keinginan tersebut, perihal ini bisa berubah menjadi sebuah kebiasaan. Semakin lama, impuls ini akan makin lama sukar untuk ditahan.

Sama halnya seperti problem kompleks lainnya, segi genetik dan lingkungan sepertinya turut pengaruhi suasana ini.

Faktor Risiko Trikotilomania
Setiap orang bisa mengalami problem ini, namun terkandung sebagian segi yang bisa tingkatkan risiko seseorang terkena trikotilomania. Faktor-faktor berikut meliputi:

Riwayat keluarga. Faktor genetik dianggap miliki peran di dalam pertumbuhan suasana ini. Gangguan lain yang miliki kaitan erat bersama trikotilomania terhitung bisa berpengaruh.
Trikotilomania kebanyakan berkembang sebelum atau sepanjang masa remaja awal. Sering kali suasana ini bertahan seumur hidup. Bayi terhitung bisa mengalami problem ini, namun kebanyakan kondisinya enteng dan bisa hilang bersama sendirinya tanpa harus laksanakan perawatan.
Memiliki problem mental lainnya. Seseorang bersama trikotilomania terhitung mungkin miliki kelainan lain seperti depresi, problem kecemasan, atau OCD (obsessive compulsive disorder).
Beberapa suasana atau peristiwa yang membawa dampak stres bisa menjadi pemicu trikotilomania bagi sebagian orang.
Diagnosis Trikotilomania
Beberapa langkah evaluasi yang bisa dijalankan untuk diagnosis trikotilomania adalah seperti berikut ini:

Memeriksa seberapa banyak rambut yang rontok.
Dokter akan mengajukan sebagian pertanyaan perihal kerontokan rambut yang dialami.
Memastikan bahwa rutinitas menarik rambut bukan disebabkan oleh suasana lain.
Mengidentifikasi kasus kebugaran fisik dan mental yang mungkin terjalin bersama rutinitas mencabut rambut.
Selain bersama laksanakan evaluasi di atas, diagnosis trikotilomania terhitung bisa pakai Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5), yang diterbitkan oleh American Psychiatric Association. Kriteria DMS-5 khusus untuk trikotilomania adalah sebagai berikut:

Pencabutan berulang rambut seseorang yang menghasilkan rambut rontok.
Upaya berulang untuk kurangi atau menghentikan tabiat mencabut rambut.
Pencabutan rambut membawa dampak problem yang signifikan secara klinis di dalam bidang sosial, pekerjaan, atau fungsi penting lainnya.
Penarikan rambut atau rambut rontok tidak bisa dikaitkan bersama suasana medis lain. Seperti suasana dermatologis misalnya.
Menarik rambut tidak bisa dijelaskan lebih baik oleh gejala problem mental lain. Contohnya seperti usaha untuk memperbaiki cacat yang dirasakan atau cacat di dalam penampilan, seperti yang bisa diamati terhadap problem dismorfik tubuh.
Pengobatan Trikotilomania
Secara umum terkandung dua langkah membuat sembuh penyakit trikotilomania yakni bersama terapi dan terhitung obat-obatan. Kedua langkah ini bisa meredakan gejala atau apalagi membawa dampak pasien sembuh dari trikotilomania.

Berikut penjelasan perihal langkah membuat sembuh penyakit ini:

1. Terapi
Cara membuat sembuh penyakit trikotilomania yang pertama adalah bersama pakai terapi. Beberapa type terapi yang mungkin dijalankan adalah seperti:

Pelatihan pembalikan kebiasaan, terapi tabiat ini mengajarkan pasien bagaimana mengetahui suasana di mana pasien cenderung menarik rambut dan bagaimana langkah menggantinya bersama tabiat lain.
Terapi kognitif, terapi yang menunjang mengidentifikasi dan memeriksa keyakinan yang menyimpang yang mungkin dimiliki seseorang sehubungan bersama mencabut rambut.
Terapi penerimaan dan komitmen, terapi ini menunjang pasien untuk studi menerima hasrat mencabut rambut tanpa bertindak cocok bersama keinginan.
2. Obat-obatan
Cara membuat sembuh yang ke-2 adalah bersama pakai obat-obatan. Umumnya obat-obatan diberikan untuk kurangi gejala depresi atau obsesif kompulsif yang mungkin dimiliki pasien. Jenis obat-obatan yang mungkin diberikan adalah seperti:

Fluoxetine
Fluvoxamine
Sertraline
Paroxetine
Clomipramine
Valproate
Lithium karbonat

Artikel Lainnya : https://penjaskes.co.id/10-teknik-dasar-sepak-bola/

Baca Juga :