Pengertian Gurun, Proses, Komponen, Jenis, Bentuk

Definisi gurun

pengertian-gurun

Secara geografi, gurun pasir juga disebut sebagai gurun pasir atau gurun pasir. Ini adalah area atau area dengan sedikit atau sedikit curah hujan, kurang dari 250mm / tahun. Diyakini bahwa gurun memiliki sedikit kapasitas untuk mendukung kehidupan. Dibandingkan dengan daerah atau daerah yang lebih basah, ini mungkin benar, meskipun, dengan pengamatan yang cermat, gurun ini sering memiliki atau memiliki kehidupan yang biasanya tersembunyi (yaitu, terutama pada siang hari) untuk menyimpan atau menyimpan cairan tubuh. Sekitar sepertiga permukaan bumi terdiri dari gurun.

Bentang alam gurun ini memiliki beberapa kesamaan. Gurun sebagian besar terdiri dari permukaan berbatu. Bukit pasir, yang dikenal sebagai erg, serta permukaan berbatu, adalah bagian lain dari gurun.

Gurun pasir ini terkadang mengandung endapan mineral berharga yang terbentuk di lingkungan yang gersang (bahasa Inggris: ‘kering’) atau yang terkena erosi. Daerah gurun yang gersang menjadikannya tempat yang ideal untuk pelestarian peninggalan sejarah dan fosil. Air tanah di gurun biasanya asin karena larutan garam di tanah tidak mengalir baik melalui pencucian dengan air atau melalui drainase.

Sebaran bioma gurun ini kemudian dapat ditemukan di benua Amerika Utara (Great Basin), Australia (Gibson), Asia (Takla Makan), Afrika Utara (Sahara) dan juga Indonesia (Parangtritis).

Munculnya gurun

Proses munculnya gurun pasir terbagi menjadi dua bagian, diantaranya sebagai berikut:

Hal tersebut terjadi akibat proses pelapukan berbagai jenis batuan, yang disebabkan oleh perbedaan suhu yang sangat besar antara suhu siang hari dengan suhu malam hari.

Ini timbul dari penguapan air tanah yang berlebihan dari suhu yang sangat panas ke permukaan tanah dan juga dari atmosfer, yang menyebabkan tanah menjadi kering dan kemudian menjadi gurun.

Komponen bioma gurun

Bioma gurun terdiri dari komponen abiotik serta komponen biotik yang berinteraksi dan juga saling mempengaruhi. Komponen-komponen ini meliputi:

1. Komponen abiotik

Komponen abiotik dari bioma gurun meliputi suhu, tanah, dan air.

2. Komponen biotik

Komponen biotik bioma gurun meliputi:

  • Menanam.
    Hanya ada sedikit tumbuhan di bioma gurun. Hanya mereka yang beradaptasi dengan lingkungan gurun yang dapat atau dapat bertahan hidup.
  • Satwa.
    Hewan yang dapat atau dapat ditemukan di kawasan gurun ini adalah hewan yang dapat menghemat air atau hewan yang tidak membutuhkan banyak air dalam waktu tertentu.
  • Pengurai.
    Kelompok jenis ini sangat penting dalam suatu ekosistem karena dengan adanya pengurai, unsur organik penyusun makhluk hidup meningkatkan kelimpahan unsur hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman.

Karakteristik bioma gurun

Berikut ciri-ciri atau ciri-ciri bioma gurun, diantaranya sebagai berikut:

  • Curah hujan sangat rendah atau rendah dan kurang dari 250 mm / tahun
  • Keadaan tanahnya sangat tandus dan mungkin menahan air atau tidak
  • Intensitas panas matahari yang tinggi
  • Laju penguapan (evaporation rate) sangat tinggi
  • Kelembabannya juga sangat rendah
  • Suhu lingkungan yang ekstrim seperti suhu siang hari bisa atau bisa mencapai 60 ° C sedangkan di malam hari bisa mencapai 0 ° C
  • Tumbuhan hidup yang tergolong xerophytes memiliki khasiat seperti akar panjang, batang, dan daun yang memiliki lapisan lilin yang berguna dalam mencegah penguapan.
  • Air tanah cenderung asin. Hal ini disebabkan larutan garam di dalam tanah cenderung tidak berpindah, baik dari pencucian dengan air maupun dari pengeringan.

Flora dan fauna dari bioma gurun

Di bawah ini adalah flora dan fauna bioma gurun, termasuk yang berikut ini

Jenis tumbuhan

Jenis tanaman yang bisa tumbuh seperti:

  • Tanaman Musiman, ini merupakan tanaman yang tumbuh seketika saat hujan. Umur mereka relatif pendek, tetapi bijinya tahan lama.
  • Tumbuhan kronis, yaitu tumbuhan yang mempunyai atau mempunyai ciri-ciri daun kecil atau tidak berdaun, akar panjang, dan jaringan yang kenyal pada batangnya.

Contoh Flora Gurun

Contoh dari jenis flora pada bioma Gurun ialah : kaktus, sukulen, pohon kurma, serta semak beracun.

Bentuk Adaptasi Flora

Dibawah ini merupakan Bentuk adaptasi yang dilakukan flora yang hidup didaerah bioma gurun antara lain sebagai berikut :

Daun tersebut ditutupi oleh kutikula yang tebal
Daun tersebut kemudian menyempit berbentuk duri untuk dapat mengurangi penguapan
Akar panjang dengan ada jaringan spons untuk dapat menyimpan air
Pada tanaman kaktus, tersebut mempunyai kemampuan menyerap air selama musim hujan serta juga memiliki kemampuan adaptasi metabolik untuk dapat menghemat air di dalam lingkungan kering serta juga adaptasi protektif untuk dapat menghalangi supaya tidak termakan oleh mamalia atau juga serangga, contohnya itu terdapat duri atau juga racun.

Jenis Fauna

Jenis Fauna pada Bioma Gurun umumnya itu bertubuh kecil, hidup padalubang – lubang, serta juga keluar mencari mangsa di malam hari. Contohnya ialah seperti tikus, ular, hamster, gebril,

Bentuk Adaptasi Fauna

Fauna diBioma Gurun tersebut memiliki atau mempunyai bentuk adaptasi seperti misalnya hanya beraktifitas dimalam hari sedangkan pada waktu siang hari itu ia membuat lubang serta kemudian bersembunyi didalamnya, mempunyai cadangan penyimpanan air di dalam tubuh, dan juga pada beberapa hewan seperti halnya tikus gurun, itu tidak pernah minum disebabkan karna ia mendapatkan air dari makanan yang dimakannya.

Jenis Bioma Gurun

Dibawah ini merupakan jenis dari bioma gurun diantaranya :

Berdasarkan Perwujudannya

Dengan berdasarkan perwujudannya, Bioma Gurun tersebut terdiri dari dua jenis, diantaranya ialah :

1. Bioma Gurun panas – kering (hotlarid dessert)

Pada bioma gurun panas – kering tersebut identik dengan padang pasir, yakni suatu wilayah di daerah iklim subtropics itu sampai sedang yang didominasi oleh suatu hamparan pasir yakni dengan kondisi vegetasi yang sangat begitu terbatas, suhu udara rata – rata tinggi, curah hujan kecil atau rendah (yakni kurang dari 25 mm/tahun), amplitude suhu harian tinggi, serta penguapan tinggi.

Pada dasarnya jenis vegetasi yang tumbuh didaerah ini mempunyai ciri – ciri akar yang sangat panjang, berdaun kecil atau juga tebal atau bahkan juga tidak berdaun, bagian tubuhnya seringkali berduri serta juga batang pohon relatif tebal, . Contohnya ialah seperti kaktus saguaro serta juga semak berduri.

Jenis gurun seperti ini terdapat wilayah sebagai berikut :

  • Afrika Utara (Gurun Sahara),
  • Afrika Barat Daya (Gurun Kalahari dan Gurun Namib),
  • Afrika Timur (Gurun Ogaden),
  • Jazirah Arab (Gurun Rub’al Khali),
  • Asia Barat Daya (Gurun Kara Kum, Gurun Taklamakan, serta Iran),
  • Asia Selatan (Gurun Thar), Asia Tengah (Gurun Gobi),
  • Australia (Gurun Gibson serta Gurun Simpson),
  • Amerika Serikat bagian tengah dan barat (The Great America Dessert, yang meliputi Arizona dan California),
  • Meksiko bagian utara, dan
  • Amerika Selatan (Gurun Atacama dan Gurun Patagonia).

2. Bioma Gurun dingin (cold/ice dessert)

Bioma gurun dingin ini kemudian identik dengan daerah tundra, yang merupakan wilayah pada daerah iklim dingin itu sampai kutub (terutama pada lingkaran Arktik) yang bagian permukaannya itu selalu ditutupi oleh adanya salju atau es, dan juga mempunyai jenis vegetasi (flora) yang didominasi oleh adanya lumut (lichenes) serta semak.

Suhu disaat musim dingin padadaerah tersebut mencapai sekitar -57º C serta untuk suhu maksimum pada saat musim panas yakni sekitar 15º C. Walaupun es atau salju tersebut mencair di permukaan tanah diwaktu musim panas, tetapi masih ada lapisan es yang masih tetap membeku (permafrost). Musim tumbuh vegetasi cukup pendek yakni hanya sekitar 30 – 120 hari pertahun serta juga hanya jenis tumbuhan yang mampu untuk bertahan dalam suhu dingin yang dapat atau bisa bertahan hidup. Wilayah penyebarannya antara lain di Kanada bagian utara, Greenland, Alaska, Siberia, serta juga Tierre del Fuego (Tanah Api) padaujung Amerika Selatan.
Berdasarkan Curah Hujan

Dengan berdasarkan curah hujan serta tingkat kekeringannya, Bioma Gurun tersebut terdiri dari :

  • Gurun sangat kering, merupakan gurun yang selama 12 bulan itu hampir tidak ada hujan. Contohnya ialah seperti Guruh Thar di India
  • Gurun Kering, ini merupakan gurun yang mempunyai curah hujan yang hanya kurang dari 250mm/ tahun. Contohnya ialah seperti Gurun Agatsya Malai di India
  • Gurun setengah kering, ini merupakan gurun yang memiliki atau mempunyai curah hujan yakni antara 250 mm sampi 500 mm/ tahun. Contohnya ialah seperti Gurun Oregon Timur yakni di Amerika Serikat.

Fakta tentang bioma gurun

  1. Vegetasi di dalamnya tidak tumbuh tinggi, sehingga bisa atau hanya bisa menampung hewan kecil seperti tikus dan reptil.
  2. Pada dasarnya hewan hidup bersifat nokturnal, tidur pada siang hari dan keluar pada malam hari.
  3. Hampir tidak ada air di bioma gurun ini, sehingga hewan ini menyimpan air di dalam tubuhnya atau juga mendapatkan air dari makanan yang mereka makan.
  4. Sebagian besar hewan gurun ini memiliki adaptasi yang memungkinkan mereka menyimpan semua lemak tubuh di satu area tubuh untuk penyimpanan panas. Contohnya seperti unta yang menyimpan semua lemak tubuhnya di punuknya.
  5. Pada siang hari suhu di bioma gurun bisa atau bisa sangat panas, di malam hari bisa atau bisa sangat dingin.
  6. Tanaman atau tumbuh-tumbuhan yang bisa atau bisa tumbuh di bioma gurun menyimpan air di batangnya.
  7. Fungsi duri kaktus adalah untuk melindungi tubuh agar tidak dimakan hewan.
  8. Lapisan luar batang kaktus ditutup dengan lapisan lilin untuk menjaga kelembapan.
  9. Gurun Sahara adalah gurun terbesar di bioma Gurun Yuakni, seluas lebih dari 300 juta mil persegi.
  10. Di kawasan bioma gurun, sering terjadi badai debu yang terjadi saat angin mengambil debu dari permukaan dan ketinggian badai bisa atau bisa hingga 1 mil, yaitu saat menempuh perjalanan lebih dari 100 mil.
  11. Di beberapa bioma gurun yang sangat panas, saat hujan, air di udara menguap sebelum mencapai tanah.
  12. Ada beberapa gurun di Antartika yang kemudian dikenal sebagai gurun dingin, juga dikenal sebagai gurun karena sangat sedikit tumbuhan yang tumbuh di sana.
  13. Area bioma gurun terkering menerima curah hujan rata-rata 1 cm per 5 hingga 10 tahun.
  14. Kawasan bioma gurun memiliki salah satu fungsi gurun sebagai objek wisata yang juga sangat menarik.
  15. Di dalamnya, orang bisa atau bisa naik sepeda, memanjat atau mendaki di gurun pasir.
  16. Bioma gurun dapat atau dapat ditemukan di benua mana pun kecuali benua Eropa.

Demikian penjelasan pengertian gurun pasir, proses, ciri-ciri, komponen, jenis, bentuk dan contoh, semoga apa yang diuraikan dapat bermanfaat bagi anda. Terima kasih

Sumber :