Organisasi Sosial

Organisasi Sosial
Organisasi Sosial

Table of Contents

Organisasi Sosial

 Organisasi Sosial
Organisasi Sosial
   Organisasi sosial adalah cara-cara prilaku masyarakat yang terorganisasi secara sosial. Atau dengan kata lain organisasi sosial adalah jaringan hubungan antarwarga masyarakat yang bersangkutan di dalam suatu tempat dan dalam waktu yang relatif lama.
a. Kelompok dan perkumpulan.
                Kelompok adalah kumpulan orang yang memiliki kesadaran bersama akan keanggotaan dan saling berinteraksi. Goodman mendefinisikan kelompok sebagai dua atau lebih yang memilki kesamaan identitas dan berinteraksi secara terstruktur untuk mencapai tujuan bersama.
b. Lembaga.
                Lembaga adalah suatu sistem norma untuk mencapai suatu tujuan atau kegiatan yang oleh masyarakat dianggap penting, seperti pernikahan, keluarga, negara dan pendidikan.
c. Peran (Role).
                Peran adalah pelaksanaan hak dan kewajiban seseorang sesuai dengan kedudukannya.
3. Dinamika Sosial.
                Dinamika sosial adalah penelaahan tentang perubahan yang terjadi dalam fakta sosial yang saling berhubungan dalam masyaraka.Dinamika sosial meliputi pembahasan tentang hal-hal berikut :
a. Pengendalian Sosial.
                Pengendalian sosial/pengawasan sosial adalah segenap cara dan proses yang ditempuh oleh sekelompok orang atau masyarakat sehingga para anggotanya dapat bertindak sesuai dengan harapan kelompok atau masyarakat itu.
b. Penyimpangan sosial.
                Penyimpangan sosial merupakan prilaku yang oleh sejumlah besar orang dalam suatu masyarakat dianggap sebagai hal yang tercela dan diluar batas toleransi.
c. Mobilitas sosial.
                Mobilitas sosial meliputi  peristiwa sosial ketika individu atau kelompok bergerak atau berpindah dari satu lapisan sosial ke lapisan sosial lainnya, baik ke lapisan yang lebih tinggi maupun ke lapisan yang lebih rendah dalam suatu hierarki sosial.
d. Perubahan Sosial.
                Setiap masyarakat senantiasa mengalami perubahan yang menyangkut nilai, norma, pola prilaku organisasi, susunan lembaga kemasyarakatan, lapisan dalam masyarakat, kekeuasaan dan wewenang, interaksi sosial, dsb.
                Dalam menganalisis proses dianamika dan perubahan masyarakat diperlukan konsep-konsep lain, diantaranya :
vInternalisasi yaitu proses panjang sejak seorang individu dilahirkan sampai ia hampir meninggal. Dalam proses ini seorang individu belajar menananmkan segala perasaan, hasrat,nafsu, serta emosi yang diperlukan sepanjang hidup dalam kepribadiannya.
vSosialisasi yaitu proses seorang individu dari masa kanak-kanak hingga masa tuanya belajar pola-pola tindakan berinteraksi degan segala individu si sekelilingnya yang menduduki beraneka macam peranan sosial yang ada dalam kehidupan sehari-hari.
vEnkulturasi/pembudayaan yaitu proses seorang individu mempelajari dan menyesuaikan pikiran seta sikapnya dengan adat istiadat, sistem norma, dan peraturan yang hidup di dalam kebudayannya.
vDifusi yaitu proses penyebaran unsur-unsur kebudayaan dan sejarah ke seluruh dunia bersamaan dengan terjadinya proses penyebaran dan migrasi kelompok manusia di muka bumi.
vAkulturasi yaitu proses perpaduan dua kebudayaan. Proses ini akan timbul bila :
Ø Golongan manusia dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda-beda.
Ø Saling bergaul langsung secara intensif untuk waktu yang lama.
Ø  Sifat khas kebudayaan golongan tadi masing-masing berubah dan unsur-unsurnya masing-masing berbah wujud menjadi unsur-unsur kebudayaan campuran.
vInovasi/penemuan yaitu suatu proses pembauran dari penggunaan sumber-sumber alam, energi, dan modal, pengaturan baru dari tenaga kerja, dan penggunaan teknologi baru yang kesemuanya akan menyebabkan adanya sistem produksi dan dibuatnya produk yang baru. Suatu penemuan baru biasanya melalui 2 tahapaan khusus, yaitu :
Ø Discovery yaitu suatu penemuan unsur kebudayaan abaru yang sebelumnya tidak ada dalam masyarakat.
Ø Invention yaitu discovery yang sudah di akui, diterima, dan diterapkan  oleh masyarakat.