NASA Luncurkan ICESat-2, Pengukur Lapisan Es di Kutub

NASA Luncurkan ICESat-2, Pengukur Lapisan Es di Kutub
NASA Luncurkan ICESat-2, Pengukur Lapisan Es di Kutub

NASA Luncurkan ICESat-2, Pengukur Lapisan Es di Kutub

NASA Luncurkan ICESat-2, Pengukur Lapisan Es di Kutub
NASA Luncurkan ICESat-2, Pengukur Lapisan Es di Kutub

Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) siap meluncurkan pesawat laser ruang angkasa dalam beberapa waktu ke depan. Misi pesawat tersebut untuk mengungkapkan kedalaman es yang mencair di bumi, saat iklim menghangat.

Dengan nama The Ice, Cloud, dan land Elevation Satellite-2 (ICESat-2), pesawat laser menghabiskan dana sekitar 1 miliar USD. Pesawat ini dikategorikan sebagai pesawat ruang angkasa tercanggih pada saat ini.

Satelit seberat setengah ton atau seukuran mobil ini, dijadwalkan meluncur

di atas roket Delta II dari Vandenberg Air Force Bace di California. Jendela peluncuran membutuhkan 40 menit, sebelum waktu peluncuran berlangsung.

Baca Juga:

Fokus Badan Amal, Bill Gates Mundur Total dari Microsoft
Signify Boyong Luminer Cetakan 3D untuk Pertama Kalinya ke Indonesia

Eksekutif program ICESat-2 di NASA, Richard Slonaker, mengatakan bahwa misi ini sangat penting bagi perkembangan sains, dikutip dari dailymail.

Peluncuran laser ruang angkasa menandakan bahwa hampir satu dekade, sejak NASA meluncurkan satelit di orbit. Satelit tersebut hanya digunakan untuk mengukur ketinggian permukaan lapisan es di seluruh dunia.

Pada misi sebelumnya, ICESat, pertama kali diluncurkan pada 2003

dan berakhir pada 2009. Data yang diperoleh ICESat mengungkapkan telah terjadi penipisan es di bumi.

Para ilmuan mengatakan ada penipisan es laut dan lapisan es yang hilang dari wilayah pesisir di Greenland dan Antartika.

Setelah Sembilan tahun berselang, sebuah misi pesawat yang disebut

Operasi IceBridge, telah terbang diatas Kutub Utara dan Antartika. Pesawat mengambil gambar, mengukur ketinggian dan mendokumentasikan perubahan es yang terjadi.

 

sumber :

https://teknosentrik.com/