KEUNTUNGAN PEMROGRAMAN TINGKAT TINGGI

KEUNTUNGAN PEMROGRAMAN TINGKAT TINGGI

KEUNTUNGAN PEMROGRAMAN TINGKAT TINGGI

KEUNTUNGAN PEMROGRAMAN TINGKAT TINGGI

Telah dipercaya pada era mikrokontroler saat ini bahwa bahasa assembly adalah satu-satunya pilihan untuk membuat kode untuk suatu aplikasi.ruang yang sangat terbatas pada chip untuk data dank ode program tidak terjadi jika menggunakan bahasa tingkat tinggi (Stewart & Miao, 1999). Sejarah bahasa tingkat tinggi memproduksi ukuran kode yang lebih besar dibandingkan assembly yang mempengaruhi kecepatan eksekusi. Selama beberapa tahun terakhir, compiler telah menyatakan kepada pasar dengan mengklaim bahwa dapat memproduksi kode seefisien assembly (Stewart & Miao, 1999).pada tahun-tahun berikutnya, compiler melakukan perkembangan yang lebih luas didunia mikrokontroler dengan meningkatkan fungsionalitas dan kecepatan.
Terdapat beberapa keunggulan menggunakan Bahasa tingkat tinggi diantaranya yaitu dapat memangkas waktu pembangunan aplikasi menjadi lebih singkat, kemudahan perawatan dan ringkas, kemudahan reuse kode. Bahasa tingkat tinggi memungkinkan programmer untuk mengatasi objek yang kompleks tanpa khawatir tentang detail komponen prosesor pada saat program berjalan. (Darnell & Margolis, 1991). Menulis program bahasa tingkat tinggi membebaskan programmer dari kekhawatiran tentang detail tingkat rendah suatu program (Reisdorph, 1998).

PEMROGRAMAN C DAN MIKROKONTROLER

Pembangunan Perangkat lunak dengan mikrokontroler membutuhkabn suatu pendekatan terstruktur dengna pemrograman. Banyak system terapan harus berjalan 24 jam sehari, 7 hari dalam satu minggu, dan 365 dalam satu tahun. Mereka tidak dapat di reboot ketika terjadi sesuatu kwesalahan. Untuk alas an ini, baris kode yang baik dipelajari dan melalui ujicoba menghasilkan tingkat keutamaan yang baru pada kenyataan mikrokontroler terapan (Lewis, 2002). Fasilitas bahasa C yang terstruktur dan disiplin(utuh) menjadi pendekatan pada design program computer (Deitel & Deitel, 1992). Berdasar pada MacKenzie, keuntungan mengadopsi pendekatan terstruktur pada pemrograman meliputi diantaranya: urutan operasi suatu program begitu sederhana untuk ditelusuri melalui fasilitas debugging, urutannya yang terstruktur membuat mudah untuk dijadikan sub rutin atau fungsi-fungsi, struktur yang ada menjadi dokumentasi sendiri dan memudahkan untuk menjelaskan menggunakan diagram alir, dan pemrograman yang terstruktur menghasilkan peningkatan produktifitas programer (1991).

Mungkin alasan yang paling memaksa untuk menggunakan bahasa tingkat tinggi adalah menyimpan waktu programmer. Compiler C didukung oleh pustaka(library) program C yang mengusung banyak fitur seperti matematika dan penanganan karakter. Menggunakan fungsi standar ini program-program Cmemudahkan programmer untuk menulis, menguji coba dan mereka ulang versi yang sama (Ayala, 2000). Meskipun pustaka fungsi standar adalah teknikal bukan bagian dari bahasa C, mereka didukaung tanpa terkecuali oleh system ANSI milik C (Deitel & Deitel, 1992).


Sumber: https://civitas.uns.ac.id/kasiono/seva-mobil-bekas/