Hadapi Era 4.0, Mahasiswa di Rembang Diskusikan Kontroversi Jati Diri Kaum Milenial

Hadapi Era 4.0, Mahasiswa di Rembang Diskusikan Kontroversi Jati Diri Kaum Milenial
Hadapi Era 4.0, Mahasiswa di Rembang Diskusikan Kontroversi Jati Diri Kaum Milenial

Hadapi Era 4.0, Mahasiswa di Rembang Diskusikan Kontroversi Jati Diri Kaum Milenial

Hadapi Era 4.0, Mahasiswa di Rembang Diskusikan Kontroversi Jati Diri Kaum Milenial
Hadapi Era 4.0, Mahasiswa di Rembang Diskusikan Kontroversi Jati Diri Kaum Milenial

Sejumlah seratusan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Kabupaten Rembang

mengikuti dialog publik bertemakan ‘Mempererat Nasionalisme Bagi Generasi Milenial di Era Revolusi 4.0’ di aula pertemuan kampus STIE YPPI Rembang, Senin (28/10/19).

Ketua panitia kegiatan, Kanda Eka Adriano mengatakan, kegiatan itu digelar berdasar dari kegelisahan panitia dengan kondisi kaum milenial saat ini yang cenderung telah luntur nilai-nilai nasionalismenya.

“Kegiatan ini dilatarbelakangi jaman sekarang banyak sekali generasi milenial

yang tanpa batas. Dan mereka cenderung apatis terhadap lingkungan sekitar. Jadi disini kami bertujuan untuk memperkuat lagi nasonalisme bagi generasi milenial di era revolusi 4.0,” katanya kepada wartawan.

Kanda menjelaskan, ada 2 orang pemateri yang menjadi narasumber dalam diskusi tersebut. Yakni Sugiharyadi selaku pengamat sosial, dan Syaiko Rosyidi akademisi STIE YPPI Rembang.

“Materi yang disampaikan tentang gejala-gejala yang mungkin dialami pada generasi milenial

yang bertentangan dengan nilai nasionalisme. Revolusi 4.0 di bidang industri terutama bagi generasi milenial,” terangnya.

Salah seorang mahasiswa peserta diskusi, Niswatun Nurmainah mengaku banyak wawasan baru yang didapatnya dari dialog tersebut. Beberapa tren di kalangan milenial saat ini dikupas secara mendalam pada dialog tersebut.

 

Sumber :

http://blog.umy.ac.id/teknologiku/hexa-jigsaw-puzzle/