Guangzhou dan Shanghai Bersaing Mempercepat Target Coverage 5G

Guangzhou dan Shanghai Bersaing Mempercepat Target Coverage 5G
Guangzhou dan Shanghai Bersaing Mempercepat Target Coverage 5G

Guangzhou dan Shanghai Bersaing Mempercepat Target Coverage 5G

Guangzhou dan Shanghai Bersaing Mempercepat Target Coverage 5G
Guangzhou dan Shanghai Bersaing Mempercepat Target Coverage 5G

Saat negara lain masih berkutat pada rencana, China secara resmi telah

mengumumkan beroperasinya layanan 5G pada Juni 2019.

Peresmian layanan itu berbarengan dengan pemberian lisensi 5G untuk tiga operator negara (China Union, China Unicom, China Mobile) bersama dengan perusahaan penyiaran lokal pada bulan yang sama.

Pemerintah Beijing pun menargetkan dapat memulai komersialisasi teknologi selular generasi ke lima itu secara nasional mulai 1 Oktober 2019.

Dengan keputusan itu, kota-kota di China kini tengah berlomba menjadi kota dengan cakupan atau coverage 5G tercepat.

Dua kota, masing-masing Guangzhou dan Shanghai menjadi yang terdepan dalam layanan 5G. Rivalitas kedua kota itu, seolah mencerminkan pertarungan antara wilayah China selatan dan China utara.

Guangzhou, kota yang terletak di China selatan, berambisi dapat mengalahkan Shanghai di China utara. Ibu kota provinsi Guangdong itu, mengumumkan rencana untuk mempercepat peluncuran 5G di wilayah metropolitan terbesar di negara itu.

Tak tanggung-tanggung, demi mengungguli Shanghai, Guangzhou menargetkan cakupan penuh dengan 65.000 BTS pada 2021.

Menurut laporan China Daily, Biro Industri dan Teknologi Informasi Guangzhou mengatakan,

pihaknya bertujuan untuk menyebarkan 14.600 BTS 5G pada akhir tahun, dengan 5.000 lokasi sudah beroperasi.

Awal pekan ini, Shanghai, kota dengan populasi terbesar kedua di negara itu, mengatakan pihaknya menargetkan mencakup seluruh pusat kota dan daerah pinggiran kota utama pada akhir 2019 melalui 10.000 stasiun pangkalan 5G.

Rencana ambisius pemerintah kota untuk memberikan cakupan 5G pada tahun 2020 adalah bagian dari rencana tiga tahun yang akan membuatnya menginvestasikan total CNY30 miliar ($ 4,4 miliar).

 

Sumber :

https://dolanyok.com/