Datsun ‘Pamit’ ke Pemerintah via Telepon

Datsun 'Pamit' ke Pemerintah via Telepon
Datsun 'Pamit' ke Pemerintah via Telepon

Datsun ‘Pamit’ ke Pemerintah via Telepon

Datsun 'Pamit' ke Pemerintah via Telepon
Datsun ‘Pamit’ ke Pemerintah via Telepon

– Nissan Motor Indonesia (NMI) bakal berhenti memproduksi mobil Datsun

di Indonesia pada Januari 2020. NMI disebut membicarakan rencananya itu ke Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui sambungan telepon.

“Sedang mencari waktu (buat ketemu), tapi dengan kami per telepon sudah confirm (selesai),” kata Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin Putu Juli Ardika saat ditemui awak media di Jakarta, Selasa (26/11).

Putu mengatakan keputusan NMI terhadap Datsun yang disampaikan melalui

sambungan telepon tidak seharusnya dilakukan. Perusahaan yang menghadapi ‘masalah’ seharusnya melapor secara resmi dengan cara bertatap muka ke Kemenperin selaku pembina.

Ini sebelumnya telah dilakukan General Motors Indonesia yang memutuskan untuk tidak lagi meniagakan mobil merek Chevrolet di dalam negeri per Maret 2020. Perusahaan disebut menyambangi Kemenperin untuk membicarakan nasib Chevrolet di Indonesia.

Lihat juga:Konsumen Komentari Datsun Setop Produksi Januari 2020

Saat ini antara Kemenperin dan NMI tengah mengatur pertemuan untuk membahas masalah Datsun

. Pertemuan dikabarkan akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Ya mereka lagi cari waktu untuk bisa melapor ke kami,” ucap Putu.

CNNIndonesia.com telah menghubungi pihak Nissan terkait rencana pertemuan dengan Kemenperin, namun sampai saat ini belum ada jawaban.

Terlepas dari etis atau tidak etis perusahaan NMI, Putu menuturkan NMI telah menyampaikan niatan mengubah strategi bisnis perusahaan Nissan.

Poin pertama, dijelaskan Putu merek Jepang itu bakal menghentikan produksi Datsun di pabrik Nissan per Januari 2020. Kedua pabrik tersebut akan dialihfungsikan untuk memproduksi mesin Livina dan Mitsubishi Xpander.

Lihat juga:Nissan Sediakan Komponen Datsun Sampai 10 Tahun Mendatang
Poin ketiga Nissan bakal lebih fokus untuk mengembangkan kendaraan listrik di Indonesia. Target Nissan, perusahaan dapat melokalisasi kendaraan rendah emisi contohnya e-Power.

 

Sumber :

https://synthesisters.com/football-strike-apk/