Depok sumbang rendahnya APK jenjang pendidikan

Depok sumbang rendahnya APK jenjang pendidikan
Depok sumbang rendahnya APK jenjang pendidikan

Depok sumbang rendahnya APK jenjang pendidikan

Depok sumbang rendahnya APK jenjang pendidikan
Depok sumbang rendahnya APK jenjang pendidikan

Sebagai kota yang berbatasan dengan DKI Jakarta

, Depok ternyata menjadi salah satu kota penyumbang rendahnya Angka Partisipasi Kasar (APK) pada semua jenjang pendidikan. Faktor utama rendahnya APK adalah masalah kemiskinan.

“Kalau orang bilang APK terendah ada di Indonesia bagian timur itu salah besar. APK terendah justru ada di Jawa Barat dan Banten. Depok sebagai salah satu penyumbangnya,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Djoko Santoso di acara Dies Natalis Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Kamis (11/10/2012).

Tingkat kemiskinan penduduk Indonesia bagian timur dengan Jabar lebih banyak penduduk miskin di wilayah Jabar. Sebab, jumlah penduduk Jabar lebih banyak dibanding wilayah Indonesia timur.

Ini kan ironis. Jumlah penduduknya banyak, sementara universitas

yang menampung mereka sedikit,” ucapnya.

Untuk meningkatkan APK, dibutuhkan pengembangan sarana pendidikan dengan pembangunan ruang pendidikan secara simultan di tiap provinsi. Terlebih, UU Pendidikan Tinggi No.12 tahun 2012 memungkin hal tersebut.

“Untuk itu, PNJ agar berperan aktif meningkatkan APK Jabar

karena lokasinya berada di Depok yang merupakan bagian dari Jabar,” tukasnya.

Direktur PNJ Abdillah menuturkan, dengan adanya UU Pendidikan Tinggi No.12 tahun 2012 maka PNJ dapat berperan aktif melakukan pengembangan kualifikasi dosen, yaitu ke jenjang strata 2 dan strata 3.

Undang-undang tersebut mengizinkan pendidikan politeknik menyelenggarakan program S1, S2, dan S3 terapan,” ucapnya.

Abdillah menambahkan, PNJ harus siap mamanfaatkan amanat UU Pendidikan Tinggi tersebut dengan visi menjadikan PNJ politeknik berkelas dunia pada tahun 2029 mendatang.

“Dengan begitu kita dapat memberi sumbangsih pada negara dan wilayah,” pungkas Abdillah.

 

Sumber :

https://blogs.uajy.ac.id/teknopendidikan/anatomi-kulit/