Belajar Bahasa Inggris masih membosankan

Belajar Bahasa Inggris masih membosankan
Belajar Bahasa Inggris masih membosankan

Belajar Bahasa Inggris masih membosankan

Belajar Bahasa Inggris masih membosankan
Belajar Bahasa Inggris masih membosankan

Pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah-sekolah sampai saat ini

dinilai masih kurang menyenangkan atau membosankan. Kondisi tersebut menjadikan pelajaran Bahasa Inggris seperti beban bagi para siswa dalam mengikuti mata pelajaran ini.

“Metode pengajaran dan SDM guru menjadi faktor penting penyebab kurang nyamannya pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah. Berbeda dengan di tempat kursus, suasana dan pengajarannya lebih variatif sehingga siswa lebih merasa nyaman,” ujar staf pengajar Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) R Muhammad Ali menjelaskan, Jumat (12/10/2012).

Ditemui di kampus II UAD Jumat (12/10), Ali menuturkan, dari sisi sistemnya

, ada yang tidak sinkron dalam dunia pendidikan di Indonesia. Kurikulumnya berbasis kompetensi, tapi evaluasinya melalui ujian nasional yang lebih berbasis kognitif.

Jangan heran jika siswa yang sudah dinyatakan lulus, tapi tetap tidak bisa menggunakan Bahasa Inggris secara benar,” imbuhnya.

Menurut Ali, dari sisi SDM guru ternyata juga menjadi kendala karena biasanya seorang guru

setelah lulus dari pendidikan tidak berusaha memperbarui ilmu mengajarnya. Padahal dengan memperkaya metoda pengajarannya, para guru bisa dengan mudah menyesuaikan pembelajaran Bahasa Inggris dengan kondisi peserta didik sekarang ini.

“Melalui konferensi internasional inilah diharapkan muncul ide-ide baru, paradigma, model maupun teknik baru di dalam pengajaran Bahasa Inggris, khususnya di Indonesia. Ada sekitar 100 makalah yang akan dipresentasikan. Semoga peserta yang hadir bisa saling berbagi ilmu,” imbuhnya.
(azh)

 

 

Baca Juga :